Blog

Image

Dilansir dari laman Wikipedia, pemrograman atau programming adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun suatu program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman atau sering disebut juga bahasa komputer. Tujuan dari pemrograman adalah untuk memuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau ‘pekerjaan’ sesuai dengan keinginan pemrogram. Untuk melakukan pemrograman, diperlukan keterampilan dalam algoritma, logika, bahasa pemrograman, dan pada banyak kasus, pengetahuan-pengetahuan lain seperti matematika.

Pemrograman adalah suatu cara dalam membuat satu atau menghubungkan lebih dari satu algoritma dengan menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentu sehingga menjadi suatu program komputer. Ada banyak bahasa pemrograman yang dapat digunakan seperti bahasa C, C++, Java, Phyton, dan lain-lain. Setiap bahasa memiliki gaya yang berbeda-beda dalam penggunaannya sehingga memiliki gaya pemrograman yang berbeda pula. Gaya pemrograman ini biasa disebut dengan paradigma pemrograman. Orang yang pandai atau yang menggunakan bahasa pemrograman sering disebut seorang Pemrogram atau Programmer.

SEJARAH BAHASA PEMROGRAMAN

Terciptanya bahasa pemrograman beriringan dengan sejarah ditemukannya mesin dan komputer. Dilansir dari laman Dicoding, cikal bakal bahasa pemrograman pertama kali muncul pada tahun 1822, sebuah mesin bernama Difference Engine diciptakan oleh Charles Babbage. Namun mesin buatan Babbage hanya bisa mengeluarkan satu jenis output. Barulah 10 tahun kemudian Charles Babbage mengembangkan mesin pengolah data itu hingga mencapai versi kedua tahun 1849. Perjuangan Babbage diteruskan oleh anaknya, Henry Prevost dengan membuat kopian dari perhitungan algoritma mesinnya dan mengirim ke berbagai institusi di dunia.

Di tahun 1854, George Boole menemukan sistem logika yang disebut logika Boole. Logika ini menyatakan hubungan lebih besar, lebih kecil, sama dengan dan tidak sama dengan. Pengembangan logika ini terus berkembang dari tahun ke tahun hingga seorang ilmuwan Jerman bernama Konrad Zuse membuat sebuah mesin kalkulator biner dengan nama Z-1 pada tahun 1935.

Ketika sedang mengembangkan Z-4, Zuse sadar bahwa bahasa pemrograman dengan bahasa mesin terlalu rumit. Bahasa mesin ini tergolong bahasa tingkat rendah, karena hanya kumpulan kode 0 dan 1 (ya dan tidak). Setelah melakukan penelitian selama setahun, pada tahun 1945 barulah tercipta bahasa pemrograman tingkat tinggi pertama didunia, yaitu Plankalkul (Plan Kalkulus). Dengan Plankalkul terbukti bisa meciptakan mesin catur komputer pertama didunia.

Short Code dicetuskan pada tahun 1949 sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggi pertama yang diciptakan oleh John Mauchly. Namun programnya harus ditranslasikan ke dalam bahasa mesin setiap dijalankan sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama. Alick Glennie mengembangkan bahasa pemrograman Autocode di awal tahun 1950-an. Bahasa ini menggunakan kompiler yang mengkonversi secara otomatis bahasanya ke bahasa mesin dan pertama kali digunakan pada tahun 1952 untuk komputer Mark 1 di Universitas Manchester.

John W. Backus mengembangkan sebuah bahasa alternatif yang lebih praktis dari bahasa Assembly untuk memprogram IBM 704 mainframe computer dengan nama Formula Translation atau yang kita kenal dengan FORTRAN. Kompiler FORTRAN berhasil diselesaikan pada April 1957. Selanjutnya ada FLOW-MATIC yang dibuat oleh Grace Hopper yang diresmikan pada tahun 1959 dan membawa pengaruh besar untuk pembuatan bahasa pemrograman COBOL (Common Business Oriented Language).

Perkembangan bahasa pemrograman semakin pesat dengan adanya bahasa C. Dennis Ritchie dan Brian Kernighan menciptakan C awalnya untuk mesin DEC PDP-11. Dengan adanya bahasa C banyak bahasa baru bermunculan seperti C++, Java, dan akan terus berevolusi menjadi semakin mudah digunakan seiring perkembangan zaman.

Sumber : Wikipedia & Dicoding